Albert, seorang pengusaha muda yang ingin menekuni bisnis jual beli properti mengaku kaget setelah membeli sebuah unit apartemen di bilangan jakarta selatan dengan maksud untuk investasi, namun harga jual unit yang dia beli tersebut, setiap tahunnya bukan mengarah ke kondisi yang menjanjikan justru berbanding terbalik, karena cenderung mengecewakan. Padahal unit yang dia beli sudah direnovasi total dengan mendatangkan seorang arsitek kenamaan, dimana untuk sekali konsultasi desain bisa menghabiskan uang yang tidak sedikit.
Dari sebuah kejadian tersebut, Albert menunjuk seorang pakar properti untuk menganalisa kenapa kejadian tersebut menimpa dirinya, padahal dia membeli sebuah unit apartemen yang terletak di pusat kota besar jakarta. Dari analisa seorang pakar properti tersebut, Albert sangat kaget dan terheran-heran. Sebut saja Hasibuan, seorang pakar properti, mengatakan bahwa tinggal di sebuah apartemen dibutuhkan kebersamaan untuk menata dan mengelola dengan baik unit-unit apartemen ataupun ruang publik sebagai ruang bersama penghuni. Hasibuan mencontohkan pintu masuk ke unit Albert yang dicat warna pink dengan gambar hati sedangkan tetangganya mengganti pintu masuknya dengan pintu aluminium supaya terkesan modern dan dipadu dengan pintu trailis besi nan kuat dan gagah supaya terhindar dari pencuri. Albert meletakkan rak sepatu di koridor depan unit beliau dengan model klasik yang beliau beli mahal dari kasongan, jogjakarta, tak mau kalah dengan Albert maka tetangganya juga memasang rak modern dengan desain minimalis dan disitu berjajar sepatu serta sandal import dari luar negri. Dari situasi tersebut maka koridor di sekitar unit Albert menjadi sesak dan sempit penuh perabotan pribadi, serta berhiaskan pintu warna-warni seperti perkampungan kumuh di pinggir sungai yang tanpa aturan tertentu. Hasibuan menasihati Albert untuk tidak arogan dalam menata unit di sebuah apartemen, karena rusaknya ruang publik akibat penempatan barang-barang pribadi di area bersama/umum, maka pasti secara tidak langsung akan mempengaruhi nilai jual unit apartemen tersebut. Contoh kasus Albert diatas seharusnya menjadikan pelajaran bagi kita semua para penghuni apartemen untuk menjaga ruang publik kita bersama demi kemajuan, keindahan serta meningkatnya nilai investasi dari apartemen gading mediterania residences. Sebagai ilustrasi adalah sebuah rumah kecil sederhana di bilangan pondok indah akan lebih mahal harganya dibandingkan rumah besar dan mewah di bantaran kali dengan kanan kiri lingkungan pemukiman kumuh nan jorok tanpa aturan dan akses jalan masuk sempit, kotor serta tidak nyaman.
Elemen-elemen pembentuk perkotaan (image of the city) dalam sebuah apartemen
Apartemen hakekatnya adalah sebuah kawasan perumahan, namun mempunyai ruang vertical, sehingga elemen-elemen pembentuknya juga sama dengan sebuah kawasan perkotaan pada umumnya. Elemen-elemen pembentuk sebuah kawasan perkotaan dalam ilmu planologi, diantaranya adalah :
PATH (CHANNELS)
Adalah elemen yang berarti lorong dimana memberikan rasa bergerak pada suatu arah. Untuk sebuah
kota bisa kita sebut dengan jalan yang saling berhubungan dan menghubungan satu rumah dengan rumah yang lainnya. Dalam apartemen kita bisa analogikan dengan koridor yang menghubungkan unit satu dengan lainnya dan antar koridor tersebut dihubungkan dengan transportasi vertical berupa lift.
Penataan koridor sangat perlu untuk menjaga kenyamanan dan keindahan apartemen secara keseluruhan, sebagaimana jalan perkotaan dengan adanya penataan “GSB” (garis sempadan bangunan). Salah satu hal yang perlu ditertibkan adalah pemasangan pintu tralis di depan pintu masuk unit apartemen, karena bukaan pintu tralis besi mengarah ke koridor, kondisi demikian sangat berbahaya apabila dalam keadaan darurat dan penghuni apartemen menuju tangga darurat untuk evakuasi dimana lampu penerangan dalam keadaan mati, maka dalam keadaan gelap tersebut akan banyak orang berbenturan dengan pintu tralis yang terbuka kearah koridor. Dalam kondisi panik tersebut maka mengundang resiko yang sangat besar bagi penghuni lainnya.
EDGES (BATAS)
Dalam sebuah kawasan bisa diartikan sebagai batas antara dua wilayah, berupa sungai atau tugu pembatas. Dalam apartemen bisa dianalogikan dengan lobby yang berada di ujung-ujung setiap tower sebagai emplasemen untuk bergerak keposisi diluar area apartemen. Penataan lobby yang elegan akan sangat mempengaruhi citra apartemen secara keseluruhan. Lobby di area ground floor apartemen gading mediterania residences merupakan tempat transit dari area privat (unit) menuju area publik/luar apartemen. Lobby diharapkan tidak digunakan untuk area bermain dan makan bagi anak-anak penghuni, karena fungsi lobby sebagai tempat transit yang elegan berwibawa akan terdistorsi dan akhirnya menjadi kumuh dan kotor.
DISTRICT (KAWASAN)
Merupakan bagian dari sebuah lingkungan kota yang mempunyai ciri khas tertentu, dan untuk apartemen gading mediterania residences bisa kita analogikan dengan tower a, tower b dan tower c. Kalo kita berjalan di swimming pool dengan fasilitas fitness center dan adanya warung tenda maka kita bisa merasakan bahwa kita sedang berada di kawasan tower b. Penataan tower a, tower b, dan tower c sebagai sebuah kawasan yang unik sangatlah mutlak sehingga setiap tower mempunyai ciri khas tersendiri dan menjadi daya tarik yang spesifik untuk dinikmati penghuni.
LANDMARK (TETENGER/ALUN-ALUN)
Adalah sebuah simbol dari sebuah lingkungan perkotaan, untuk
Jakarta maka tugu monas adalah landmark atau tetenger
kota, bila kita melihat tugu monas maka ingatan kita akan tertuju ke
kota Jakarta. Dapat diartikan bahwa landmark adalah ciri khas dari sebuah kawasan. Apartemen gading mediterania residences mempunyai ciri khas yang kuat dalam
gaya arsitektur mediterania dengan ciri khas warna terakota dan atap-atap limasan tropis indische. Hampir tidak ditemui di kawasan kelapa gading sebuah bangunan yang menyerupai apartemen gading mediterania residences dengan warnanya yang khas. Ciri-ciri tersebut harus terus dipertahankan untuk menjaga kelangsungan citra apartemen sebagai bangunan tropis indische mediteranian, sebagai konsekuensinya maka ruko-ruko yang ada di deretan depan apartemen untuk tidak menambahkan elemen-elemen tambahan, seperti kanopi, pergola atau apapun yang bisa merusak tampak depan / fasade apartemen. Begitu juga penempatan papan reklame toko, maka penulis menghimbau untuk tidak asal pasang dan berlomba-lomba dengan banner atau neonboard terbesar, karena penempatan papan reklame toko yang tidak teratur dapat melemahkan fasade bangunan apartemen secara keseluruhan.
NODES (SIMPUL)
Dapat diartikan sebagai titik pusat berkumpul para penghuni kawasan
kota, untuk melepaskan lelah dan saling komunikasi serta berinteraksi. Contoh
nodes yang menarik adalah “
Piazza del Campo” di Italia yang direncanakan untuk pesta perayaan, ajang untuk pacuan kuda dll. Sehingga orang Italia mempunyai ruang tidur yang sempit di dunia, namun mempunyai
living room paling luas yaitu
Piazza del Campo. Contoh lainya :
Gereja St. Pieter di Roma,
St. Mark di Venesia dan
Place Vendome di Paris. Untuk
Indonesia kita punya Taman Monas di Jakarta, Lapangan Simpang Lima di Semarang. Untuk daerah jawa sering disebut atau lebih populer dengan istilah “
alun-alun” (tempat berkumpul bersama). Di apartemen gading mediterania residences, maka swimming pool disetiap tower merupakan
nodes dari masing-masing tower. Dan
nodes terbesar apartemen gading mediterania residences terletak di area playground (ground floor), dimana setiap ada acara atau perayaan maka dapat dipastikan berpusat di area playground (tenant gathering, barongsai tahun baru imlek, perayaan kemerdekaan dll).
Kebersaman menata lingkungan apartemen adalah kunci meningkatkan nilai investasi
Dari tulisan diatas maka penulis mengambil kesimpulan, bahwa diperlukan kebersamaan untuk menata lingkungan apartemen gading mediterania residences. Apabila para penghuni apartemen ingin meningkatkan nilai investasi unitnya, maka mulailah dari sekarang untuk membenahi lingkungan tempat tinggalnya. Apabila masih menempatkan atau memasangkan sesuatu di area koridor, maka segeralah untuk membongkarnya ataupun memasukkannya kedalam unit masing-masing. Mulailah dari unit kita sendiri-sendiri, mulailah saat ini juga, serta mulailah dari hal-hal terkecil, dan semoga nilai investasi dari unit-unit di lingkungan apartemen gading mediterania residences akan semakin meningkat dari tahun ke tahun, sehingga menambah benefit / keuntungan tersendiri dari pemilik apartemen. Apabila unit di apartemen disewakan, maka si pemilik diharapkan membuat perjanjian dengan si penyewa untuk menjaga lingkungan bersama di apartemen, dan berilah teguran apabila si penyewa melanggar peraturan yang telah disepakati, karena nilai sewa unit akan semakin meningkat dari tahun ke tahun apabila penyewa unit juga tetap menjaga keindahan dan kenyamanan untuk hidup bersama di apartemen. Demikian tulisan ini dibuat untuk menjadikan pelajaran bagi kita semua demi kejayaan apartemen gading mediterania residences.